"Selamat Datang di Website Resmi Puskesmas Danasari"..."Ayo Stop Buang Air Besar Sembarangan"..."Periksakan Kehamilan Ibu secara Rutin minimal 4 kali selama kehamilan"

Jumat, 15 November 2013

Diabetes dan Pencegahannya


Setiap tanggal 14 November diperingati sebagai hari Diabetes sedunia. Hal ini menjadi momentum untuk menerapkan gaya hidup sehat agar dapat terhindar dari Penyakit Diabetes. Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah penyakit menahun yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Seseorang yang menderita Diabetes Mellitus mempunyai beberapa gejala, antara lain : jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak (Polyuria), sering atau cepat merasa haus/dahaga (Polydipsia), lapar yang berlebihan atau makan banyak (Polyphagia), frekuensi urine meningkat/kencing terus (Glycosuria), kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya , kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan & kaki, cepat lelah dan lemah setiap waktu, mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba, apabila luka/tergores (korengan) lambat penyembuhannya, mudah terkena infeksi terutama pada kulit.

Penyakit DM mempunyai beberapa tipe, yaitu DM tergantung insulin (DM tipe-1) dan DM tidak tergantung insulin (DM tipe-2). DM tipe-1 banyak dipengaruhi faktor keturunan, meskipun kontribusi faktor keturunan terhadap risiko diabetes hanya sebesar 5%. DM tidak tergantung insulin (DM tipe-2). Sebagian besar kasus adalah DM tipe-2 yang banyak ditemukan pada orang yang mengalami obesitas/ kegemukan.

Penyakit Diabetes Mellitus tidak bisa disembuhkan tetapi bisa dikendalikan asalkan dikelola dengan tepat. Cara mengendalikan Diabetes Mellitus yaitu dengan pencegahan dan pengobatan. Pencegahan Diabetes Mellitus dapat melalui beberapa cara, yaitu : makan makanan seimbang dan disesuaikan dengan umur (diet), olah raga secara rutin, minimal 30 menit dalam 3-5 kali seminggu, tidak merokok, serta tidak minum minuman beralkohol. Diet penderita Diabetes Mellitus dapat melalui 3 J (Jadwal, Jenis dan Jumlah makanan). Makan 3 kali sehari, terdiri dari: 1piring nasi/penggantinya, 1potong lauk nabati/penggantinya, 1 potong lauk hewani/penggantinya, 1 mangkuk sayuran/penggantinya ditambah buah-buahan, makanan selingan. Selain itu penderita Diabetes Mellitus harus mengurangi makanan berlemak, menghindari makanan bergula serta berolahraga secara teratur. Sedangkan untuk pengobatan Diabetes Mellitus dapat dikonsultasikan kepada Dokter Spesialis Penyakit Dalam untuk diberikan obat yang tepat.

Bahan makanan yang dianjurkan bagi penderita Diabetes Mellitus yaitu : sumber protein Hewani: daging kurus, ayam tanpa kulit, ikan dan putih telur, sumber protein nabati: tempe, tahu, kacang-kacangan (kacang ijo, kacang merah, kacang kedele), sayuran: kangkung, daun kacang, oyong, ketimun, tomat, labu air, kol, kembang kol, sawi, lobak, seledri, selada, terongan, buah-buahan atau sari buah: jeruk siam, apel, pepaya, melon, jambu air, salak, semangka, belimbing.

Bahan makanan yang harus dibatasi bagi penderita Diabetes Mellitus yaitu sumber protein hewani yang tinggi lemak jenuhnya: cornet, sosis, sarden, jeroan, otak, semua sumber hidrat arang: nasi, nasi tim, bubur, roti, jagung, talas, ubi, kentang, sereal, mie, ketan, makaroni , sayuran: bayam, buncis, labu siam, daun singkong, daun ketela, jagung muda, kapri, kacang panjang, pare, buah-buahan: nanas, anggur, mangga, sirsak, pisang, alpukat, susu penuh (fullcream), keju, mayonnaise, makanan yang digoreng dan menggunakan santal kental, minuman yang menggunakan alkohol, kopi, teh kental dan soft drink.

Bahan makanan yang harus dihindari antara lain gula pasir, gula merah, gula batu, madu, makanan dan minuman yang manis: abon, dendeng, cake, kue-kue manis, dodol, sirup, selai manis, coklat, permen, susu kental manis, soft drink, es krim, bumbu-bumbu yang manis: kecap, saus tiram, buah-buahan yang manis dan diawetkan: durian, nangka, alpukat, kurma, manisan buah, tape.

Penyakit DM, bisa menyebabkan komplikasi, jika tidak ditangani dengan tepat. Seperti; kebutaan, penyakit ginjal, syaraf, jantung, hipertensi, stroke, luka yang sulit sembuh/membusuk sehingga diamputasi, impotensi dan cacat. Cegah Diabetes Mellitus dengan gaya hidup sehat.

Oleh : Niswatun Nafi’ah, SKM
Penyuluh Kesehatan Masyarakat Puskesmas Danasari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar